X APHP 2-Rahasia di Balik Layar Program: Kenalan Sama Pseudocode, Bahasa "Curhat" Sama Komputer! π»✨
Rahasia di Balik Layar Program: Kenalan Sama Pseudocode, Bahasa "Curhat" Sama Komputer! π»✨
π€ Apa Itu Pseudocode?
Bayangin gini deh: Kalian mau ngasih resep masakan ke teman, tapi teman kalian itu bisanya cuma bahasa Inggris, sementara kalian bisanya cuma bahasa Jawa. Nah, sebelum bener-bener nulis resep pakai bahasa Inggris yang baku (alias Bahasa Komputer), kalian pasti bikin draf dulu pakai bahasa yang campur-campur, gampang dimengerti, tapi urutannya udah benar. Itu dia Pseudocode!
Pseudocode itu singkatan dari pseudo (palsu/mirip) dan code (kode program). Jadi, ini adalah cara menuliskan langkah-langkah solusi program (algoritma) menggunakan bahasa sehari-hari yang sudah diatur supaya mirip-mirip dengan struktur Bahasa Komputer. Tujuannya? Biar kita gampang merancang logikanya, dan gampang juga kalau nanti mau diubah ke Bahasa Pemrograman sungguhan (seperti Python, Java, dsb.).Tentu, berikut adalah ilustrasi sederhana yang bisa mewakili inti dari artikel di atas:
πΎ Contoh Nyata di APHP SMK N 1 Kedawung Sragen
Yuk, kita ambil contoh yang dekat banget sama kegiatan kalian di Jurusan APHP SMK Negeri 1 Kedawung Sragen! Misalnya, kalian mau membuat program sederhana untuk menghitung rendemen (hasil olahan) tepung dari singkong.
Skenario: Kita mau tahu berapa persen tepung yang dihasilkan dari berat singkong awal. Kalau rendemen di bawah 25%, program harus kasih tahu kalau hasilnya kurang optimal.
π Rancangan Solusi dalam Pseudocode
Di bawah ini adalah "curhatan" kita ke komputer, tapi dengan struktur yang rapi:
Cuplikan kode
// Judul Program
MULAI Program HitungRendemenTepung
// Deklarasi Variabel (persiapan "wadah" data)
DEKLARASI BeratSingkongAwal (AngkaDesimal)
DEKLARASI BeratTepungAkhir (AngkaDesimal)
DEKLARASI Rendemen (AngkaDesimal)
// Input Data (Komputer tanya, kita jawab)
TAMPILKAN "Masukkan Berat Singkong Awal (kg):"
BACA BeratSingkongAwal
TAMPILKAN "Masukkan Berat Tepung Akhir (kg):"
BACA BeratTepungAkhir
// Proses Perhitungan (Komputer kerja)
Rendemen = (BeratTepungAkhir / BeratSingkongAwal) * 100
// Output Hasil (Komputer kasih tahu)
TAMPILKAN "Rendemen Tepung adalah: " + Rendemen + " %"
// Pengambilan Keputusan (Komputer mikir)
JIKA Rendemen < 25 MAKA
TAMPILKAN "⚠️ Peringatan: Rendemen di bawah 25%! Perlu evaluasi proses pengolahan."
SELAIN ITU
TAMPILKAN "π Hasil Optimal! Proses pengolahan sudah baik."
AKHIR JIKA
SELESAI Program HitungRendemenTepung
π‘ Kenapa Pseudocode Ini "Dekat dengan Bahasa Komputer"?
Coba perhatikan beberapa hal di Pseudocode di atas:
Struktur Jelas: Ada MULAI dan SELESAI. Komputer suka keteraturan!
Perintah Baku: Kata-kata seperti DEKLARASI, TAMPILKAN, BACA, JIKA, MAKA, SELAIN ITU, dan AKHIR JIKA adalah "kata kunci" yang mirip sekali dengan perintah di bahasa pemrograman (contohnya DECLARE, PRINT, INPUT, IF, THEN, ELSE, END IF).
Logika Terurut: Komputer menjalankan instruksi satu per satu dari atas ke bawah. Sama seperti langkah-langkah di Pseudocode.
Variabel: Kita sudah tentukan wadah datanya (BeratSingkongAwal, BeratTepungAkhir, Rendemen) sebelum digunakan. Ini wajib dalam coding!
Dengan Pseudocode ini, kalian bisa bayangkan: "Kalau singkongnya 10 kg, dan tepungnya 2 kg, Rendemen = (2/10) * 100 = 20%. Karena 20% kurang dari 25%, nanti komputer akan menampilkan peringatan!"
Setelah logikanya mantap di Pseudocode, baru deh kita gas ubah ke kode program yang sesungguhnya. Jadi, nggak ada lagi deh istilah programnya "eror" karena salah langkah di awal!
π Kesimpulan
Pseudocode itu kayak cetak biru (blueprint) buat arsitek. Sebelum bangun gedung, arsitek wajib punya cetak biru yang detail. Sama juga, sebelum bikin program, kalian wajib bikin Pseudocode yang jelas dan terstruktur. Ini adalah skill fundamental yang bikin program sederhana kalian, entah itu untuk menghitung efisiensi alat pengering hasil pertanian, mencatat stok bahan baku, atau menghitung rendemen, jadi lebih terencana dan minim bug!
Gimana, seru kan? Ternyata ngoding itu nggak selalu soal bahasa yang aneh-aneh, tapi soal cara berpikir yang logis dan terstruktur!
Komentar
Posting Komentar